Terjadi

Akhirnya…
Harus menangis atau justru tersenyum?

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Meninggalkan komentar

selendang

Melihatmu berselendang bahagia

…tersenyum menawarkan asa

 

Ah, kiranya aku yang bodoh

 

bahagia itu hanya diucap tidak disikap

karena selendang bahagiamu tidak dariku…

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , | 1 Komentar

.. akhir kisah itu

Dia sempurna menjadi milik senja
… sedang aku hanya memilikinya dalam sepotong waktu

Itupun hanya dengan secuil rasanya
Dan mungkin (juga) hanya sepotong pula rasaku

Karena sebenarnya…

Yang kami punya hanya bongkahan masa lalu
Yang sekarang terasa asing dan berdebu

Dipublikasi di Diary | Meninggalkan komentar

(apakah) ini tentang rasa?

Kau takutkah senja turun..?
.. lalu malam akan mengakhirkan cerita kita

Sementara serenade ini baru kita lantunkan..

Tapi aku masih disini, merepih bersama rasa.
Mencari dirimu dilengkung langit senja..

Dipublikasi di puisi | Meninggalkan komentar

Tentang Kehilangan

pada setiap malam…
pada diam yang menelan suara..
.. yang lalu hilang

Tentang rasa kehilangan

dan nyanyian bisu tanpa kamu
ketika malam menjamu pelupuk dengan hitam
memanjakan setiap resah yang hadir

Tentang titik nadir..
setiap senja selesai atas nama takdir

pada bulan sabit…
pada langit yg mengoyak…
pada angin yang berbisik…

… dan semua atas nama kehilangan

Dipublikasi di Diary | Meninggalkan komentar

Harap..

 


lelahkah dirimu?
kala tidak jua kau temukan yang menyejukkan pandanganmu?
yang menentramkan hatimu?

Sampai kapan dirimu akan terus mencari?

… memohon
tengokkan kepalamu sejenak
akan kau dapati seseorang
yang senantiasa disampingmu dan memandangmu

Seharusnya tidak perlu kamu mencari selama itu …

Dipublikasi di Uncategorized | 9 Komentar

Tentang cinta

Tentang cinta..

Adakah dia seperti pelangi?

Indah dipandang, namun berada pada ketinggian yg tidak tergapai?

Begitu berwarna , namun bias kala tersapu angin?

Yang datang setelah hujan dengan iringan lembut mentari?

 

Tapi pelangi bukan hanya milikku, semua ingin menikmati…

 

 

Dipublikasi di Diary | Meninggalkan komentar